Sejarah dan Legenda di Balik Hari Valentine
Salah satu perayaan yang banyak dirayakan oleh seluruh dunia termasuk di Indonesia ketika bulan Februari datang adalah Hari Valentine.

By Manajemen Ciptaniaga 10 Feb 2020, 16:38:23 WIB Ragam
Sejarah dan Legenda di Balik Hari Valentine

Keterangan Gambar : Sejarah Hari Valentine - foto : google


Umumnya Hari Valentine biasa disebut sebagai hari kasih sayang. Hari Valentine umumnya dirayakan dengan orang-orang tercinta, menghabiskan waktu bersama, dan bertukar hadiah ataupun mengirimkan kartu ucapan bernadakan ungkapan kasih sayang.

Namun jika merunut lagi ke belakang, sebenarnya bagaimana Hari Valentine terbentuk serta sejarah yang ada di baliknya?

Euforia hari kasih sayang ini memang seringkali terasa ketika bulan Februari datang. Bahkan sebelum harinya tiba meja di mal dan supermarket didominasi dengan hiasan bunga, pernak-pernik berwarna hati, diskon makan malam romantis, serta balon-balon yang menyemarakkan berbagai tempat.

Selain itu Valentine juga tidak dapat terlepas dari coklat yang biasa hanya dibanderol dengan harga yang lebih murah, ketika malam Valentine telah datang. Namun menurut pandangan anda bagaimana sih cara yang pantas untuk memaknai hari kasih sayang ini?

Bagi sebagian besar anak muda, hari kasih sayang menjadi hari yang tepat untuk mengungkapkan perasaan, memilih pasangan, melakukan ritual romantis bersama dan lain sebagainya. Namun nyatanya sejarah yang ada di baliknya justru terbalik dengan makna yang dimiliki sekarang ini. Ada berbagai versi menceritakan tentang hari Valentine yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari ini.

 

 

Sejarah Valentine Menurut Legenda

 

Versi St. Valentine Dan Claudius II

 

Sejarah pertama datang dari seorang pendeta dari Roma bernama Valentine, yang memiliki akhir tragis. Legenda ini menceritakan bawah Valentine dipukuli dan berakhir dipancung pada tanggal 14 Februari 278 Masehi. Bentuk eksekusi ini merupakan sebuah hukuman karena pendeta Valentine dianggap menentang kebijakan seorang Kaisar bernama Claudius II.

Berdasarkan sejarah, Claudius II ini dikenal kejam setelah membuat Roma terlibat dalam berbagai pertempuran berdarah. Hal ini agar Roma selalu menang dalam peperangan. Sehingga sang Kaisar harus menunjukkan memiliki tentara yang kuat. Namun hal tersebut ternyata sulit untuk diwujudkan, karena menurut sang Kaisar bala tentaranya enggan pergi ke medan perang karena terikat pada istri atau kekasih mereka. Untuk mengatasinya Claudius II melarang semua bentuk pernikahan serta pertunangan yang ada pada Roma.

 

Sayangnya pendeta Valentine ini menentang kebijakan tersebut, ia berusaha secara diam-diam menikahkan pasangan muda. Tindakan ini ketahuan dan pada akhirnya pendeta Valentine ditahan serta dihukum, kemudian tubuhnya dipukul hingga dipancung. Hukuman ini menjadikan sebuah tanda sebagai peringatan atau perayaan yang dilakukan setiap tanggal 14 Februari.

Sejarah Valentine yang sebenarnya ini memang lebih banyak dipercaya, karena legenda yang beredar menyebutkan bahwa Valentine meninggalkan catatan perpisahan untuk putri penjaga penjara yang menjadi temannya. Dengan tulisan 'From Your Valentine' ini menjadi populer dan banyak menginspirasi. Atas jasanya, Valentine dinobatkan sebagai orang suci hingga disebut sebagai Santo Valentine.

 

Sejarah Menurut Festival Lupercalia

 

Sejarah lainnya mengenai Valentine, menyebutkan bahwa Valentine berasal dari sebuah festival. Ada beberapa versi legenda yang menyatakan berita ini. Namun sampai saat ini masih belum tahu cerita mana yang memang benar menghasilkan acara Valentine. Salah satunya adalah Festival Lupercalia ini, sudah menjadi tradisi bangsa Romawi kuno yang tidak terlepas dengan hal-hal yang berbau seks.

Kebenaran ini pernah ditulis oleh J.A North dalam The Journal of Romance to this volume 98 2008. Selain itu Lupercalia merupakan tradisi nenek moyang Romawi kuno yang tidak bermoral dan tidak melambangkan kehangatan atau kasih sayang sama sekali. Namun pada sebuah waktu tradisi ini diubah menjadi lebih baik.

Festival Lipercalia yang sering kali dilakukan dianggap sebagai salah satu tradisi untuk menghormati Dewa kesuburan pada zaman pra Romawi. Namun Lupercalia ini umumnya dirayakan pada tanggal 15 Februari, sedangkan Valentine dirayakan satu hari sebelumnya yakni pada tanggal 14 Februari.

Terlepas dari legenda keterkaitan antara Santo Valentine ataupun Festival Lupercalia. Valentine's Day sendiri menjadi sebuah perayaan atau budaya yang banyak dilakukan oleh berbagai negara termasuk di Indonesia. Banyak hal yang digunakan untuk melambangkan Valentine mulai dari coklat, kartu, bunga ataupun ornamen berbentuk hati.

 

 

Ornamen Pendukung atau Simbolisasi Valentine

 

Sejarah ornamen atau simbolisasi Valentine juga tidak kalah penting. Bagaimana asal-usul kartu Valentine muncul. Di mana seorang pria sebagai Duke Charles of Orleans menulis apa yang dianggap sebagai kartu Valentine tertua. Ia dipenjara di Tower of London setelah ditangkap di Inggris pada tahun 1415. Charles menuliskan sebuah surat cinta berima untuk istrinya yang kini disimpan di British library.

Karena legenda tersebut muncul, maka banyak masyarakat yang terinspirasi dan memunculkan kebudayaan untuk memberikan ungkapan rasa sayang ketika Valentine tiba. Sedangkan untuk asal-usul coklat Valentine bermula pada abad ke-17 yang dilakukan oleh masyarakat di Eropa dan Amerika Tengah.

Kudapan manis merupakan salah satu makanan yang bisa diberikan kepada mereka yang disayang sebagai ungkapan cinta.

 

Fakta Valentine Dulu dan Kini

 

Perbedaan perayaan Valentine zaman dulu hingga zaman kini sangatlah jauh. Pada zaman Romawi kuno, 14 Februari merupakan hari kasih sayang yang mewajibkan semua orang untuk memperingati dan juga meliburkan berbagai kegiatan. Beberapa sejarawan menelusuri, pada masa itu orang-orang memperingati tanggal 14 Februari sebagai hari libur guna menghormati Juno yang merupakan Ratu dewa-dewi Romawi.

Fakta lainnya adalah, pada zaman dahulu perayaan dimulai pada tanggal 15-nya Tidak sama dengan saat ini yang hanya merayakan ketika tanggal 14 saja. Pada tanggal 15 Februari sering kali diadakan sebuah perayaan bernama Festival Lupercalia yang umumnya disebut sebagai festival kesuburan. Dalam kegiatan ini dilakukan dengan cara memasukkan nama berbagai wanita ke dalam sebuah kotak.

 

Kemudian pria akan acak mengambil sebuah nama yang nantinya akan dijodohkan atau dipasangkan. Namun seiring perkembangan zaman budaya ini mulai berubah dan tradisi ini diganti hanya dengan mengungkapkan kasih sayang ketika hari Valentine tiba.

Itulah deretan mengenai tradisi dan juga sejarah Valentine yang sebenarnya yang bisa anda ketahui. Terlepas dari banyaknya legenda sejarah ataupun perayaan mengenai hari kasih sayang ini. Kita tentu tidak dapat menebak mana yang paling bisa dianggap benar atau sejarah awalnya.

Namun setiap orang pasti punya pandangan sendiri tentang hari kasih sayang dan juga bagaimana merayakannya. Apakah harus setiap tanggal 14 Februari, atau Anda bisa merayakan dan mengungkapkan kasih sayang kapan pun dan dimana pun. Lantas bagaimana pandangan anda sendiri terhadap Hari Valentine? (Sumber : detik.com)

 

 

 

One of the celebrations that is widely celebrated by the whole world, including in Indonesia when February comes, is Valentine's Day.

 

Generally Valentine's Day is usually referred to as valentines day. Valentine's Day is generally celebrated with loved ones, spending time together, and exchanging gifts or sending greeting cards with expressions of affection.

 

But if you trace back, how exactly was Valentine's Day formed and the history behind it?

 

The euphoria of this love day is indeed often felt when the month of February comes. Even before the day arrived at the mall and supermarket dominated by flower decorations, heart-colored trinkets, romantic dinner discounts, and balloons that enliven various places.

 

Besides that Valentine can not be separated from the usual chocolate only priced at a cheaper price, when Valentine's night has come. But in your view, what is the proper way to interpret this love day?

 

For most young people, valentines day is the right day to express feelings, choose a partner, do a romantic ritual together and so forth. But in fact the history behind it is reversed with the meaning it has today. There are various versions telling about Valentine's Day which is celebrated every February 14th.

The History of Valentine According to Legend

 

Version of St. Valentine and Claudius II

 

The first history comes from a priest from Rome named Valentine, who had a tragic ending. This legend tells that Valentine was beaten and ended beheaded on February 14, 278 AD. This form of execution was a punishment because Valentine's priest was considered against the policy of an Emperor named Claudius II.

 

Based on history, Claudius II was known to be cruel after making Rome involved in various bloody battles. This is so that Rome always wins in war. So the Emperor must show he has a strong army. But this turned out to be difficult to realize, because according to the Emperor the troops were reluctant to go to war because they were tied to their wives or lovers. To overcome this, Claudius II banned all forms of marriage and engagement in Rome.

 

Unfortunately this Valentine's pastor opposed the policy, he tried to secretly marry off a young couple. This action was discovered and in the end the priest Valentine was arrested and punished, then his body was beaten until beheaded. This sentence makes a mark as a warning or celebration which is carried out every February 14th.

 

The actual history of Valentine is indeed more widely believed, because the legend is circulating mentioning that Valentine left a farewell note for the daughter of the prison guard who became his friend. With the words 'From Your Valentine' it has become popular and a lot of inspiration. For his services, Valentine has been named a saint to be called Saint Valentine.

 

 

History According to the Lupercalia Festival

 

Other history about Valentine, said that Valentine came from a festival. There are several versions of the legend that declare this news. But until now still do not know which stories are really producing Valentine's Day. One of them is the Lupercalia Festival, which has become an ancient Roman tradition that is inseparable with things that smelled of sex.

 

This truth was once written by J.A North in The Journal of Romance to this volume 98 2008. Besides, Lupercalia is a tradition of ancient Roman ancestors that is immoral and does not symbolize warmth or affection at all. But at one time this tradition was changed for the better.

 

The Lipercalia Festival which is often performed is considered as one of the traditions to honor the fertility gods in pre-Roman times. However, Lupercalia is generally celebrated on February 15th, while Valentine is celebrated one day earlier on February 14th.

 

Apart from the legend of the connection between Saint Valentine or the Lupercalia Festival. Valentine's Day itself becomes a celebration or culture that is widely practiced by various countries including in Indonesia. Many things are used to symbolize Valentine from chocolate, cards, flowers or heart-shaped ornaments.

Supporting Ornament or Symbolization of Valentine

 

The history of Valentine's ornaments or symbolization is no less important. How the origin of Valentine cards came about. Where a man as Duke Charles of Orleans wrote what is considered the oldest Valentine card. He was jailed in the Tower of London after being arrested in England in 1415. Charles wrote a rhyming love letter for his wife which is now kept in the British library.

 

Because the legend emerged, many people were inspired and gave rise to culture to give expression of affection when Valentine arrived. As for the origins of Valentine's chocolate, it began in the 17th century by people in Europe and Central America.

Sweet snacks are one of the foods that can be given to those who are loved as an expression of love.

 

Valentine Facts Then and Now

 

The difference between past and present Valentine's celebrations is very far. In ancient Roman times, February 14 was a day of affection which obliged everyone to commemorate and also dismiss various activities. Some historians trace, at that time people commemorated February 14 as a holiday in honor of Juno, who was the Queen of Roman gods.

 

Another fact is, in ancient times celebrations began on the 15th Not the same as today which only celebrates on the 14th. On February 15th, there is often a celebration called the Lupercalia Festival which is generally referred to as a fertility festival. In this activity carried out by entering the names of various women into a box.

 

Then the man will randomly take a name that will later be arranged or paired. But as the times of this culture began to change and this tradition was replaced only by expressing affection when Valentine's Day arrived.

 

That's a row about tradition and also the actual history of Valentine you can know. Apart from the many historical legends or celebrations regarding this love day. We certainly cannot guess which one can be considered the most true or historical in the beginning.

 

But every person must have their own views about the day of love and also how to celebrate. Do it have to be every February 14th, or you can celebrate and express affection anytime and anywhere. So what is your own view of Valentine's Day? (Berbagai Sumber)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment

Yuk Temukan Toko Terdekat dari tempat tinggal anda agar belanja lebih mudah. Klik / Cari Disini

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan Favorit Anda?
  Maruli Siahaan - Bobby Afif Nasution
  Akhyar Nasution - Ihwan Ritonga
  Iswanda Nanda Ramli - Wiriya Alrahman
  Burhanuddin SE - Afif Abdilah

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video