Jamin Investasi, Luhut: Kalau Ada Masalah, Datangi Saya
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan optimis Minat Investor Di Indonesia

By Manajemen Ciptaniaga 10 Feb 2020, 16:50:56 WIB Nasional

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kiri), dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (tengah) saat meninjau prosesi pengangkatan gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) pertama di Stasiun LRT Harjamukti, Cibubur, Jakarta, Ahad, 13 Oktober 2019. LRT Jabodebek koridor Cibubur-Dukuh Atas ini akan mampu mengangkut 250 orang per gerbong atau 1.500 sekali jalan. Foto : Tempo, Taufan Rengganis


Jakarta -  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan optimis, Undang-undang Cipta Lapangan Kerja diyakini akan memperbaiki minat investor untuk menempatkan investasinya di Indonesia.

 

"Jika kamu [investor] punya masalah datangi saya, staf saya. Kita akan akomodasi, kalian [investor] tidak perlu bayar ini itu," kata Luhut dalam Mandiri Investment Forum 2020 di Jakarta, Rabu 5 Februari 2020.

 

Luhut mengatakan, dalam aturan yang dikenal dengan undang-undang omnibus law atau beleid sapu jagad itu, kasus suap seperti yang terjadi pada perizinan proyek seperti Meikarta tidak akan terjadi lagi. Kasus suap yang terjadi pada proyek Meikarta. menurutnya, berkaitan dengan pungutan liar yang dilakukan oleh pejabat daerah setempat. Peluang ini terjadi karena masih adanya sisi regulasi yang abu-abu.

 

Luhut menyebutkan pihaknya baru saya mendapatkan komitmen investasi dari Amerika Serikat melalui US International Development Finance Corporation (DFC) atau Bank Pembangunan Amerika Serikat. Realisasi investasi ini akan menambah penanaman modal asing di Indonesia.

 

Luhut juga membanggakan komitmen investasi dari Uni Emirat Arab. Perjanjian komitmen investasi Indonesia dengan negara timur tengah senilai US$ 6,8 miliar itu mencakup sejumlah proyek strategis. "Mayoritas hilirisasi daerah timur, kita perbaiki kualitas pendidikan di daerah timur, kita akan bangun politeknik," katanya.

 

Kepala BPKPM Bahlil Lahadalia optimistis investasi pabrik baterai litium di Morowali dan Maluku Utara dapat berjalan. Nantinya, Indonesia akan membuka peluang investasi hilirisasi ke sejumlah negara seperti Korea Selatan dan Jepang akan dibuka Indonesia. Seperti diketahui, investasi di dua pabrik baterai litium tersebut dilakukan oleh hina. (sumber : tempo.co)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment

Yuk Temukan Toko Terdekat dari tempat tinggal anda agar belanja lebih mudah. Klik / Cari Disini

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan Favorit Anda?
  Maruli Siahaan - Bobby Afif Nasution
  Akhyar Nasution - Ihwan Ritonga
  Iswanda Nanda Ramli - Wiriya Alrahman
  Burhanuddin SE - Afif Abdilah

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video